Galeri | Link Informasi | Hubungi Kami | Forum | Peta Situs Indonesia | English       
Pencarian :      
 
  • Pengumuman Hasil Seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif 2014 (menu : Berita > Pengumuman )
  • Lomba Cipta dan Festival Lagu Anak-Anak 2014 (Pengumuman)
 
 Berita Utama
 Pengumuman
 Agenda
 Kegiatan Pembangunan
 Publikasi
 Kegiatan Pertemuan
 Info Peluang
 Pengadaan Barang/Jasa
 Rencana Umum Pengadaan (RUP)
 Pidato
 
Berita Utama
SIARAN PERS: Mentawai International Pro Surf Competition 2013
11-Apr-2013 10:00

Jakarta, 11 April 2013 --- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Barat mendukungan penyelenggaraan Mentawai International Pro Surf Competition 2013  yang akan diselenggarakan oleh asosiasi surfing tingkat Asia, Asian Surf Champion (ASC) pada 21-29 April 2013 di Pulau Mentawai.

Event ini merupakan wujud eksistensi Kepulauan Mentawai sebagai daerah tujuan wisata selancar dunia. Manfaat lain yang dapat diperoleh dari penyelenggaraan event ini adalah berkembangnya industri kerajinan rakyat, perdagangan dan usaha kecil menengah serta jasa industri pariwisata berskala usaha kecil dan menengah,” kata Dirjen Pemasaran Parwisata Kemenparekraf, Esthy Reko Astuty pada jumpa pers Mentawai International Pro Surf Competition 2013 di Gedung Sapta Pesona, 11 April 2013.

Ditambahkan Esthy, event yang akan menjadi ajang berkumpulnya para peselancar tingkat Asia  ini mampu menggerakan berbagai sektor kehidupan masyarakat Mentawai seperti sektor perindustrian, perdagangan, kelautan, perikanan, pertanian, perkebunan dan peternakan. “Pariwisata Mentawai merupakan lokomotif bagi sektor lain dan meningkatkan pertumbuhan akonomi kesejahteraan masyarakat dan memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah,” tambahnya.



Penyelenggaraan Mentawai International Pro Surf Competition 2013 akan diikuti oleh 43 peselancar dengan rincian 16 peselancar tingkat atas Asia, 4 peselancar dari Tim Raider Ripcurl, 3 peselancar undangan pe-surfing dunia, dan 20 peselancar lokal terdiri dari komunitas peselancar Mentawai.

Potensi pada sektor kepariwisataan Mentawai cukup lengkap, meliputi alam pengunungan, ratusan flora dan fauna endemik (berdasarkan hasil survey WWF), air terjun, danau, sungai, laut. Laut Mentawai menyimpan kekayaan untuk sektor kepariwisataan. Mulai dari 70 lebih spot surfing (selancar), 33 areal diving (menyelam) dan 38 lokasi pemancingan terfavorit.

Lebih dari 95 persen wisatawan yang datang ke Mentawai adalah kalangan wisatawan mancanegara. Sebagian besar mereka adalah wisatawan surfing dengan lama tinggal satu orang wisatawan perkunjungan antara 10 – 15 hari. Sebagian besar wisatawan akan melakukan kunjungan berulang dua sampai tiga kali selama 8 bulan musim surfing dalam satu tahun. Angka kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2012 mencapai 4560 orang pertahun. Sebelumnya di tahun 2011 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 4010 orang. 

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai, rata – rata pengeluaran turis mancanegara pertahun di tahun 2012 berkisar Rp. 57 milyar. Sebelumnya di tahun 2011 rata – rata pengeluaran turis mancanegara pertahun Rp. 50 milyar lebih.
 
Seiring dengan pertumbuhan pada sektor industri pariwisata untuk usaha akomodasi, saat ini di Mentawai sudah ada lebih dari 14 hotel resort berstandar internasional yang kepemilikannya PMA (Penanaman Modal Asing) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri). Pergerakan juga terimbas kepada sektor jasa transportasi wisata “kapal surfing” yang jumlah mencapai 40 unit lebih.

Landasan Pengelolaan Kepariwisataan Kabupaten Kepulauan Mentawai didasari visi ‘Mewujudkan Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai destinasi utama wisata eksklusif’. Pembangunan pariwisata di Mentawai terdiri dari tiga pilar, yakni:

  1. Wisata bahari, terdiri dari wisata berselancar, wisata menyelam dan wisata memancing, wisata air lainnya seperti jet sky dan sky air, dan wisata budaya.
  2. Wisata budaya, terdiri dari wisata sejarah, wisata kebudayaan, dan wisata kesenian.
  3. Wisata alam terdiri dari wisata pegunungan dan wisata perkebunan.
Statistik

selengkapnya

Daftar UPT
Video

30 Ikon Kuliner Tradisional Indonesia30 Ikon Kuliner Tradisional Indonesia

Selengkapnya...
Kalender Agenda
ePerformance

 

LPSE

PPID

JDIH

POLLING

GIS

 
   
copyright@2012 ministry of tourism and creative economy. All rights reserved